Masalahnya
Kenapa kasir F&B berbeda
Di toko, satu transaksi selesai dalam satu tarikan: barang dipindai, dibayar, selesai. Di kafe dan restoran tidak begitu. Tamu duduk dulu, memesan tiga kali dalam satu jam, dan baru membayar saat pulang.
Dapur perlu tahu pesanan ronde pertama sebelum tagihannya ditutup. Kasir yang tidak memikirkan itu memaksa pesanan dicatat di kertas lalu dimasukkan ulang saat tamu membayar — dan di situlah item terlewat.
Dine-in
Open bill: satu meja, banyak ronde pesanan
Bill dibuka saat tamu datang dan tetap terbuka sampai mereka membayar. Pesanan baru ditambahkan ke bill yang sama kapan saja, lengkap dengan nomor meja dan jumlah tamu.
Daftar bill terbuka
Terlihat di layar kasir dengan penghitung lama duduk tiap meja.
Tambah pesanan kapan saja
Masuk ke bill yang sudah berjalan, bukan transaksi baru.
Aman dari tabrakan
Penguncian versi mencegah dua kasir menutup bill yang sama saat jam ramai.
Batal tetap berjejak
Bill yang dibatalkan tidak hilang begitu saja dari catatan.
Dapur
Tiket dapur per ronde
Setiap kali pesanan dikirim, hanya baris baru yang masuk ke tiket dapur. Membuka kembali bill tidak pernah mengirim ulang pesanan yang sudah dimasak — kesalahan yang mahal karena berakhir jadi makanan terbuang.
Baris yang sudah dikirim terkunci dari penyuntingan, sehingga tagihan selalu cocok dengan apa yang benar-benar keluar dari dapur.
Biaya
Resep, bahan baku, dan HPP yang ikut terpotong
Satu gelas kopi susu bukan satu unit stok — ia menghabiskan biji kopi, susu, gula, dan cup. Loyalin POS menyimpan resep per produk, lalu memotong stok bahan bakunya setiap kali produk itu terjual.
Stok bahan otomatis
Berkurang dari penjualan, bukan dihitung manual di akhir hari.
HPP per menu
Dihitung dari resep, jadi laba kotor tiap menu terlihat apa adanya.
Biaya operasional
Bisa dibebankan per menu, terpisah dari biaya bahan.
Produksi stok
Untuk dapur yang memasak lebih dulu lalu menjual hasil jadi.
Biaya modal disimpan sebagai salinan saat transaksi terjadi. Menaikkan harga bahan bulan depan tidak mengubah laba bulan lalu — laporan lama tetap jujur.
Tagihan
Tambahan, service charge, dan PB1
Tambahan (add-on)
Extra keju, telur, ganti susu — tercatat per baris dan ikut di struk.
Service charge
Dihitung terpisah dari subtotal, bukan disembunyikan di harga menu.
PB1 / PPN
Tarif dan namanya diatur sendiri, termasuk mode harga sudah termasuk pajak.
Pembulatan rupiah
Kembalian tidak menyisakan receh yang tidak ada wujudnya.
Pembayaran
Bayar terpisah dalam satu tagihan
Tamu membayar Rp100.000 tunai dan sisanya QRIS — hal biasa di kafe, dan jadi rumit di kasir yang hanya menerima satu metode. Loyalin POS menerima beberapa metode dalam satu transaksi: isi nominalnya, tekan metodenya, sisanya terisi otomatis.
Rinciannya tercetak di struk dan masuk ke laporan per metode, jadi setoran tunai dan mutasi QRIS bisa dicocokkan tanpa menebak.
Pertanyaan Umum
Yang sering ditanyakan
Apakah bisa dipakai tanpa printer dapur?
Bisa. Tiket dapur bisa dicetak ke printer thermal Bluetooth atau printer jaringan, tapi bill terbuka dan pengiriman pesanan per ronde tetap berfungsi meski tiketnya hanya dibaca dari layar.
Bagaimana kalau satu tamu pesan tambahan berkali-kali?
Itu justru kasus yang dirancang. Bill tetap terbuka dan pesanan baru ditambahkan ke bill yang sama; hanya pesanan baru yang dikirim ke dapur, yang lama tidak pernah dikirim ulang.
Apakah stok bahan baku berkurang otomatis?
Ya, bila produk memakai resep. Setiap penjualan memotong bahan bakunya sesuai takaran resep, dan sisa stok bahan terlihat di menu Inventori.
Bisa mengelola lebih dari satu cabang?
Bisa. Stok, penjualan, dan laporan dipisah per outlet, sementara pemilik melihat laporan gabungan dari Back Office.
Perangkat apa yang dibutuhkan?
Aplikasi kasir tersedia untuk Android dan Windows 10/11. Back Office untuk pemilik dibuka lewat browser tanpa pemasangan, dan tersedia juga sebagai aplikasi Android.
Jelajahi
Halaman lain
Kasir yang mengerti cara restoran bekerja
Open bill, tiket dapur, dan HPP dari resep — tanpa aplikasi tambahan dan tanpa catatan kertas.
Mulai Sekarang